Langsung ke konten utama

Haruskah Kita Peduli Sama Palestina?!

Haruskah kita peduli sama Palestina

Translate

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hamas adalah ahlus sunnah wal jamaah sebagaimana mayoritas masyarakat Indonesia.

Syiah sering menghadapi permusuhan dan dianggap bukan bagian dari Islam, terutama karena perbedaan doktrinal dan sejarah yang mendalam dengan kelompok Sunni. Perbedaan ini mencakup pemahaman tentang kepemimpinan dalam Islam pasca wafatnya Nabi Muhammad SAW, di mana Sunni menerima Abu Bakar sebagai penerus, sedangkan Syiah percaya bahwa Ali adalah penerus yang ditunjuk secara ilahi. Selain itu, Syiah dan Sunni memiliki perbedaan berbeda,

Dengar sejarah yang mendalam dengan kelompok Sunni. Perbedaan ini mencakup pemahaman tentang kepemimpinan dalam Islam pasca wafatnya Nabi Muhammad SAW, di mana Sunni menerima Abu Bakar sebagai penerus, sedangkan Syiah percaya bahwa Ali adalah penerus yang ditunjuk secara ilahi.

Selain itu, Syiah dan Sunni memiliki perbedaan dalam praktek keagamaan, sumber hukum, serta konsep imamah dalam Syiah yang unik. Konflik sejarah dan persaingan politik antara Sunni dan Syiah juga memperdalam perpecahan ini. Sejak awal perang Saudara Islam, telah terjadi serangkaian konflik yang meningkatkan ketegangan antar kedua kelompok.

Faktor politik di Timur Tengah, di mana pemerintah negara-negara mayoritas Sunni dan Syiah sering menggunakan perbedaan ini untuk tujuan politik. Juga berkontribusi pada sikap permusuhan.

Berikut adalah sebuah ilustrasi yang kami harapkan dapat mudah dipahami. Bayangkan seseorang yang rumahnya direbut oleh seorang penjahat dan orang tersebut hanya diizinkan menggunakan. satu ruangan kecil di sudut rumahnya untuk tinggal bersama keluarganya. Sementara itu penjahat tersebut menguasai sisa bagian rumah yang luas. Pertanyaannya, apa yang paling dibutuhkan oleh orang yang rumahnya dirampas tersebut? Yang dibutuhkan oleh orang tersebut adalah kekuatan untuk merebut kembali rumahnya. Ia kemudian mendatangi tetangga-tetangganya yang memiliki keyakinan yang sama yang mungkin sering bersama-sama.

Selanjutnya.... (Lihat Video diatas...!)

Hamas yang menerima bantuan dari Iran karena terpaksa karena saudara-saudara seakidahnya tidak ada yang membantu dalam kondisi seperti ini bahkan menerima bantuan dari orang non-muslimpun juga bisa dibenarkan tengok saja Rusia yang membantu lewat perantara Iran, bahkan China dan Korea Utara bisa jadi akan membantu jika dibutuhkan karena berkaitan dengan musuh bersama yaitu Amerika dan para sekutunya.

Melihat fenomena ini apa yang telah kita persembahkan pada perjuangan Palestina hanya diam tak peduli atau bergerak dengan cara kita walau hanya lewat doa. Ingat, apapun yang kita lakukan saat ini akan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti. Kelak kita akan menjawab apa?

Jika Allah bertanya pada kita tentang apa yang sudah kita lakukan, melihat pembantaian saudara kita di Palestina.

Komentar

Privacy Policy 🔸 About Us 🔸 Contact Us

CopyRight© 2024 | Kajian Info®